Jiggajiggy's Blog

Archive for Maret 2011

are we in the same ground? or is it just me who can feel the fling?
i never knew that you really had me at Hello!
you never knew that i had wait for you, i ever released you
but now, you are back 🙂
Apparently, i still have the doubt
i doubt you somehow…

Iklan

Sekedar ingin bertanya…apakah kamu pernah bermimpi yang membuat kamu bahagia di pagi hari…namun ketika mengingatnya lagi,justru membuat kamu menangis?
Aneh yah….tapi itu yang terjadi pada saya.
Sebuah mimpi mengenai seseorang yg pernah sangat berarti bagi saya selama empat tahun. Seseorang yang membutuhkan pengorbanan besar untuk bisa menstabilkan emosi yang tak kunjung mereda ombak didalamnya.
Dia…yang saya kira telah berhasil saya lumat selama 1.5 tahun ini tiba-tiba dengan seenaknya menyelonong dengan cara menyelinap dalam mimpi indah saya.
Tak terpikir sedikitpun akan kehadiran sosoknya dalam bentuk siluman mimpi sedikitpun pada saat ini,karena ada orang lain yang sedang mengisi relung hati saya. Tapi memang dasar tidak sopan,tanpa permisi dan ijin dari si empunya mimpi dia main seruduk dan nongol di mimpi itu.
Dia kembali….entah darimana,menemui saya dan menanyakan hal yang empat tahun lalu saya tanyakan padanya! Cuma kali ini kita bertukar peran,dia yang menanyakan hal itu. Dalam keramaian yang menjadi setting mimpi itu,dia bertanya ‘how to get back to your heart?’ Saya cuma terdiam,mengatakan beberapa kata dan dia tiba-tiba memeluk saya. Taklama dia berpaling ke rombongan teman-temannya dan kembali kepadaku dengan senyuman lebar dan menyuguhkan lingkaran logam kecil…cincin..dia melamarku! Ah….sayang itu mimpi.

Sialan…itu mimpi…dan setelah dipikir lagi…kenapa dia yang kembali ke mimpiku?? Kenapa dia? Saya harus menyerah..ternyata dia masih ada disana…masih di relung hati saya,walaupun di lapisan terbawah,tertimbun dia yang lain,tapi dia masih tetap berada disana. Enggan berpisah dengan si empunya hati…ternyata saya gagal mengenyahkannya. Dia tertawa diatas asa kemenangan yang saya kira telah saya raih 1.5 tahun lalu. Ternyata saya salah! dia masih mengendap disana….

Happy anniversary radio Prambors yang ke 40 tahun! Edan, ini angka yang gak sembarangan untuk sebuah radio, dimana Radio ini pun sukses nancep sebagai sebuah radio yang jadi ‘panutan hidup’ anak-anak Jakarta. Termasuk gw salah satunya. Gw bisa menjadi diri gw sekarang pun, karena dogma dari Prambors.
Gw emang gak lolos ke training pas ngelamar ke training tahun 2001, itu ambisi gw banget sebenernya bisa masuk sebagai penyiar Prambors, kenapa?

Begini ceritanya:
Ketika gw menginjak kelas 1 SD, umur gw masih 6 tahun waktu itu, bisa dibilang waktu yang belum ‘pas’ buat anak seumuran gw dengerin radio anak muda/ remaja pada waktu itu. Tapi berhubung kakak cewek pertama itu bedanya 7 tahun, nah dia lagi mateng-mateng-nya tuh masuk dunia anak Remaja. Jadi gw kelas 1 SD, kakak gw yang bernama Ka Deasy, dia duduk di kelas 1 SMP di bilangan Tebet, Jakarta Selatan.
Karena daerah pergaulan sekolah doi yang dari dulu sampai sekarang HIETTTTSSS berat itu, kebawa deh apa yang lagi trend, menjadi identitas diri dia.
Untuk anak remaja, harus dengerin Prambors, karena emang leading teen radio di Jakarta. Dan Kakak gw pun mendengarkan Prambors dong, kemana pun dia pergi, dari kamar, mobil, jalan-jalan (dengan walkman SONY warna merah dan masih manual untuk cari frekuensi-nya) (ingat ini tahun 1988 😉 ). Gw dulu sebagai adek yang gak ngerti apa-apa, cuma tahu radip favorit dia ini tiap kali di mobil atau di rumah (dulu radio Cuma punya kakak gw di rumah). Nah, sepulang dia sekolah dah pasti dia akan nyetel gelombang 102.3 FM, SELALU! Gak pernah nggak! Dengan penyiarnya yang bernama Artha Bangun, Krisna Purwana dan Ida Ari Murti (wahahha…gw tau loh). Makanya jangan heran, temen-temen yang tau gw, juga tau gw pecinta lagu jadul, malah gw jatuh cinta sama musik tahun 80-an, gara-gara siapa? Gara-gara DIA (nunjuk kakak gw) dan DIA (nunjuk Prambors).

Dan tahun berganti, kakak gw makin gede, gw makin gede, radio ini tetep jadi radio panutan kita untuk didengarkan setiap hari. Makin lama makin matching aja nih radio sama jiwa gw dan kakak gw. Tiap kali kakak gw suka lagu apa di Prambors, dia pasti nyanyi dan cari liriknya di majalah HAI, GADIS, sampai buku (sampe dia punya buku yang depannya NKOTB, dan ada lirik di belakang sampul-nya, OH TUHAN!). Kakak gw juara deh racun-nya keg w.

Nah sampe akhirnya kakak gw masuk kuliah, di tetep dengerin Prambors. Karena banyak hal. Satu: Karena emang dah ‘nyetel’ banget sama dia, Dua, kantor radio Prambors deket banget sama kampus dia, Tiga: dulu bisnis radio gak sebanyak sekarang, jadi pilihan belum banyak. Nah pas kakak gw baru masuk kuliah itu, gw lagi masuk usia puber (baca: remaja), baru masuk SMP, nah gw pun tetep dibawah ketek kakak gw untuk dengerin Prambors ini, ibaratnya pas gw remaja, plek kaya gaya kakak gw dulu dengerin Prambors, kemana-mana selalu setel tuh radio (btw, bapak kita pasrah aja sama tingkah laku anaknya yang kayak gini loh, hehe)

Oke, pas gw SMP, sering dengerin Prambors dengan penyiarnya seperti: Irfan Ihsan, Angga, Becky Tumewu, Ariono Arifin, Ferdy Hasan, Fauzan Zaman. Gw dengerin mereka kok kayanya asik banget yah kerjanya, ketawa-ketawa, ngobrol sama artis, pasang lagu, didengerin sejuta umat di Jakarta! Ini salah satu kehebatan radio, yaitu theater of mind dan parasocial, dimana lu bisa membuat lu seolah-olah punya ikatan dengan si penyiar, padahal sih kagak juga, hahahah.

Dan karena imajinasi gw akan penyiar Prambors itu enak, di kelas 1 SMP, gw bilang sama kakak gw, kalau gw mau jadi penyiar-nya, dan ini terus-terusan loh. Sedih kali yah dia liat adeknya merengek pengen jadi penyiar radio Prambors, padahal dibilangin umur belum sampe buat jadi penyiar radio remaja,akhirnya kakak gw pun ngajak gw ke radio Prambors Cuma buat ngasih liat ’INI LOH PRAMBORS’. Aselik Cuma lewat doang, biar gw puas, katanya! Hahhaha…semakin gede, makin nambah umur, tetep gw dengerin radip Prambors! Tak tergantikan kalau kata KAHITNA, jiaahahhaha.

Tapi impian gw buat jadi penyiar Prambors terus nancep di top list job gw, dan akhirnya pas gw kuliah, kebetulan gw kuliah di Broadcasting UI, pas semester 3 gw denger pengumuman di Prambors, mereka cari wadyabala (sebutan buat penyiar mereka). Dengan semangat 45 gw kirim CV sebagus-bagusnya, sekreatif-sekreatifnya buat nembus, at least dipanggil aja dulu. Hell Yeah! Akhirnya lolos dan gw sukses dipanggil untuk interview, terus lolos sampe group discussion, dimana gw ketemu sama Imam Darto di grup gw.

Darto lolos, gw kagak! Hahhaha, yah puas sih seenggaknya gw bisa ngeringsek masuk, walau tahap awal, ke Radio favorit gw. Senengnya bukan main!!! Walau gagal, tapi akhirnya gw tahu Prambors dan pernah dipanggil sama radio fav gw. Itu aja!

Walau akhirnya gw gak jadi wadyabala Prambors, tapi gw bisa mewujudkan impian gw untuk jadi penyiar radio di tempat lain, dan di CV gw waktu ngelamar gw cantumin ’pernah dipanggil Prambors, gak lolos ke training’ dan selalu jadi nilai lebih buat mereka yang manggil gw buat jadi penyiarnya…woohoooo! heheheh

Akhirnya gw pernah siaran di Radio Ramako selama 3 bulan, dan dah masuk tahun ke 6 siaran di 97.5 Motion Radio. Prambors yang membuat gw bisa menghidupkan ’mimpi’ gw jadi penyiar. Thank You Prambors and Happy Birthday once again. And also thanks to my sister who influenced me with her maniac of Prambors Radio 🙂

how

Posted on: Maret 8, 2011

how can i miss someone i never had?

i like my gentleman’s style, thats it! 🙂

Look around your world pretty baby
Is it everything you hoped it’d be
The wrong guy, the wrong situation
The right time to roll to me

Look into your heart pretty baby,
Is it aching with some nameless need.
Is there something wrong and you can’t put your finger on it
Right then, roll to me

And I don’t think I have ever seen a soul so in despair
So if you want to talk the night through
Guess who will be there?

So don’t try to deny it pretty baby,
You’ve been down so long you can hardly see
When the engine’s stalled and it won’t stop raining
It’s the right time to roll to me

Look around your world pretty baby
Is it everything you hoped it’d be
The wrong guy, the wrong situation
The right time to roll to me

Saya akan bicara jujur (ciyyeeehhh situ siapa yah? hahaha)

Di suasana sepi radio, ketika sudah tidak ada aktivitas ricuh hanya suasana lagu yang sedang berputar dan mengantri untuk diputar, tiba-tiba terfikir akan kehadiran dirinya. aihhhh agak lebay yah? tapi memang demikian adanya, gimana dong? hahhah
ini mau nulis apa mau nanya?
oke…oke…balik lagi mengenai inspirasi malam ini yang datang dari seseorang yang sedang menggelitik hidup saya. Dia dekat, secara fisik, secara hati…hanya tuhan yang tahu kalau yang itu. Dia telah mengisi angan hidup saya untuk sekian bulan ini. Memang sempat datang beberapa orang, tapi entah pelet jitu apa yang digunakan oleh Dia, tapi Dia tetap bertahta dan memegang trophy sebagai yang JUARA di hati saya.
Dia ribet…………sulit….sungguh, kualitas nomor satu! Tapi dengannya yang namanya ‘nyaman’ itu saya merasakannya. Tidak banyak orang yang bisa membuat saya merasa ‘nyaman’. Bisa dihitung pakai jari-lah untuk hal ini. Nah…tapi untuk membeli ‘nyaman’ ini tidaklah mudah, karena Dia sepertinya tidak memiliki apa-apa untuk saya. Dia seperti sibuk dengan dunianya, saya hanya selipan diantara tumpukan file yang menumpuk depan mata yang hanya dilirik kalau sudah mendekati ‘garis mati’ saja.
Tapii….ahhhhh saya ingin memiliki ‘kenyamanan’ itu, dia yang sudah mengisi hari-hari sepi saya. Walau dia tidak menyadari akan hal ini, tapi saya sadar telah terbius akan daya tariknya yang saya bilang CUKUP MEMPESONA.
Saya tidak buta kok, saya tahu kalau dia tidak juga menganggap saya sebagai bagian penting dalam kesehariannya, saya memang harus segera berpaling. hidup ini kan harus terus berlanjut, hidup tidak berkubang di tempat-tempat itu saja. Hanya saat ini angan dan realita saya sangat sulit untuk dipisahkan. Untuk ini saya menyalahkan dirinya…karena telah membuat saya bahagia dengan memiliki rasa ini, saya ingin membuatnya sempurna dengan dirinya. Ingin….
Saya setiap kali bersamanya seolah merasakan saya berada dengan orang yang tepat, susah untuk dideskripsikan..tapi saya merasa ‘pulang’ ke rumah setiap bersamanya. Tidak ada yang harus ditutupi, tidak ada yang harus di-jaim-i setiap tingkah laku. Lepas! karena saya tahu saya ‘pulang’ ke hati Dia.

i like you #nomention 🙂


Ola!

speak up!

Blog Stats

  • 2,819 hits

Almanac

Maret 2011
S S R K J S M
« Des   Apr »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031