Jiggajiggy's Blog

tictac tactic

Posted on: Maret 22, 2010

masih inget permen tictac? enak kan yah? heheh..masih ada gak sih tuh permen? maksudnya dicari di Indonesia yah….

kalau dilihat-lihat, diingat-ingat banyak loh brand lain yang dulu ada di Indonesia terus sekarang dah menghilang entah kemana.

Masih inget Benetton? dulu gw inget banget di Blok M Plaza ada outlet-nya, di Pasaraya Blok M apa Seibu yang dulu namanya juga ada. dan kerjaannya hampir nyaris tiap bulan ada sale.Sekarang kemanakah brand itu???

Lalu, ada brand LA Gear, dulu gw beli di Menteng Plaza, sekerang kemanakah brand itu?

Sneakers Keds masih ada yang punya? beruntung lah kalau masih ada, sekarang dah gak ada outlet-nya lagi disini…ini sepatu enak banget, simple banget sih emang..tapi JUARA deh.

Nah..coba deh dikilik-kilik masih banyak lagi brand yang ilang dari peredaran, yang dulunya megang banget.

Kayanya kalau sekarang yang keluar banyakan brand-brand international ternama yang bisa masuk kategori Haute Couture. Ibaratnya mau masuk aja, atau buka pintunya aja dah ngeri…apalagi masuk (ini buat orang dengan keuangan seperti gwe yah, yang tajir makmur ibarat masuk warung kali).

Pertanyaan gw adalah,  brand-brand ini ketika memutuskan mau masuk ke Indonesia pasti mereka riset market, dan ternyata dari apa yang dihadirkan di hadapan mata kita, brand-brand sekarang adalah brand yang cocok dengan market Indonesia.

Berarti pasar Indonesia sangatttttttttttttttttt kaya sehingga brand-brand luar dengan nama sejarah yang kuat dan dipuja di dunia Holywood sana. Eduaaannn yah.

Saking cocoknya pasar Indonesia dengan brand berkelas ini, sampai-samapi brand luar yang kelasnya middle sampai harus tersingkir, karena pasarnya kurang kuat disini.

Hm…sebenernya market Indonesia yang sangat kaya itu sekian persen dari total masyarakat kita, tapi sedemikian powerful nya hingga mereka yang mendominasi peta retail Indonesia.

Kenapa? walaupun mereka segelintir tapi mereka loyal untuk terus membuat brand ini bisa terus berada di Indonesia. sementara brand middle ini punya pasar banyak, tapi gak punya konsumen loyal sehingga membuat mereka jadi enggan berlama-lama di Indonesia. Karena masyarakat middle Indonesia masih mikir untuk punya sebuah produk dengan brand, sementara mereka upper level, why do you have to think twice to have Birkin Bag?!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ola!

speak up!

Blog Stats

  • 2,870 hits

Almanac

Maret 2010
S S R K J S M
    Apr »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  
%d blogger menyukai ini: